Sinopsis Novel ROCK N’ ROLL ONTHEL

ROCK N’ ROLL ONTHEL

started on: 4 maret 2012

finished on: 6 maret 2012

rock n’ roll onthel by dyan nuranindya

judul buku: rock n’ roll onthel

penulis: dyan nuranindya

penerbit: gramedia pustaka utama

tebal: 284 halaman

tahun terbit: 2012

 diringkas oleh wulan suciana putri

 

 

anak laki-laki berbadan tinggi, hidungnya mancung, dengan dandanan yang cukup aneh dengan onthelnya yang bernama saka. GUBRAK!!! seorang laki laki menghampiri sumber ke gaduhan tersebut, seaakan ia hapal benar siapa yang membuat ke gaduhan ia adalah wahyu orang setempat kampung itu , “aduh mas” sambil mendirikan onthelnya yang tertimpa dibadan saka “maaf ya sepeda saya ini remnya memang ndak ada” saka tersenyum kecil. “ya mbok yo dipasang toh mas remnya” ndak ndak aku ndak mau nanti onthel ini hilang dari aslinya mas” ujar saka. “asli mas, asli! tapi yo selalu bikin masaka nyungsep kayak gini” ujar wahyu dengan sedikit membenarkan katanya.

”bapak ada mas?”

“ada mas saka, biasa bapak laki sibuk sama wayang wayang kesayangannya, kemarin teman temen nya datang dari jepang, dengar dengarsih bapak di minta untuk tampil disana”

“oh ya?”

“iya mas, bener sya ndak bohong”

“ngomong ngomong ada apa ya mas, bapak kakak tiba-tiba minta saya pulang kesolo?” tanya saka dengan penasaran

memamang selama ini saka tinggal di kosan eyang santoso yang berada di jogja, sedangakan ke dua orang tuannya tinggal di sebuah pedesaan di solo.

“mas wahyu terlihat senyum senyum, sampean tuh mau di kawinin!”

“ah mas wahyu bisa aja,”

“eeee dikasih tau malah ngguyu, saya beneran ndak bercanda”

 

“MAS SAKAAAAAA”

seorang gadis bertubuh mungil dengan rambut pendek, menghampiri saka dan memeluknya dengan rasa kangen, dan bermanja manja kepada saka.

saka yang lagi baca buku kontan kaget ” aduh putri…. dateng dateng langsung nempel nempel”

“waaa aku kangen banget !!!” puti adiknya saka satu satunnya yang sumpringah sambil trus memluk kakanya. kemudian gadis itu berkata dengan nada pamer ” eh mas aku baru saja dibelikan gitar baru oleh bapak loh”

“hah? bapak” saka heran pernyataan putri barusan. masalnya bapak dan ibu tidak mendukung  kalau saka menjadi musisi , sampai suatu saat semasa SMP saka iseng iseng ngamen dialun alun dan bertemu dengan  bapaknya, sesampai dirumah iya habis habisan dimarahi dan bapak menjual gitar kecil milik saka yang iya peroleh dari uang tabungannya.

“iya ajarin putri main gitar ya mas?”

saka tersenyum kecil dan mengangguk

keesokan harinya saka harus kembali untuk pergi ke jogja lagi untuk mengikuti audisi sekolah musik,saka mengelus elus onthelnya dengan membersihkannya, untuk persiapan iya berangkat ke jogja, kemudian sosok putri datang menghampirinya dan berkata ” mas saka mau ke jogja?” seperti biasa saka tersenyum kecil ” iya” ” putri mau ikut boleh ndak mas” dengan sedikit rasa takut.

saka beranjak dari kegiatanya dan menatap putri ” jangan put kamu itu perempuan, ndak baik kalau jauh dari orang tua”

tapi putrikan mau liburan disana mas” dengan sedikit ngotot” “nanti kalau kamu kenapa napa gimana put?” mencoba meyakinkan putri. “aku sudah besar mas aku sudah kelas 2 SMA, aku bosan disini aku ingin liburan disana”tambah ngotot. saka heran pasti ada alasan kenapa putri ngotot banget ingin ikut bersama saka ke jogja. ” ayoo jujur sama mas kenapa kamu ingin ke jogja, bukannya waktu tahun lalu kamu minta pulang setelah di ajak kesana , gara gara di godai oleh jonny si kribo” putri cemberut “tapi mas saka jangan bilang bapak dan ibu ya?” “iya” dengan senyum kecil ” putri ingin nonton konser musik mas disana bersama clelia dan dinar” “bahaya put menonton konser seperti itu” saka melarang karna takut hal yang sama terjadi lagi oleh adik kesayangannya yang menimpa pacarnya. putri semakin cemberut , saka tidak tega melihat adiknya seperti itu”yaudah kamu ikut mas ke jogja” berkata dengan senyum kecil, sosok saka adalah orang yang ramah sabar. ” yang benar mas?” tanya putri dengan nada kegirangan” “iya” lagi lagi lagi dengan senyum kecil ” makasih mas putri ngak akan bandel putri ngak neko neko kok mas ‘ sambil memeluk kaka ter cinta. ” sana put bilang ibu dan bapak, lalu ganti baju”ujar saka. ” ok kapten” tersnyum rianng.

selama perjalanan saka dan putri menaiki onthelnya menuju ke jogja.

sampai disana, ” waaahh putri kamu makin manis saja” colek dagu putri, kata si jonny keribo, memang dia cowo yang aneh dan genit

“ih apaansih” kata putri dengan kesal

“put kamu tdr dikamar melani” kata eyang santoso pemilik kos kosan, orang orang disekitar menyebutnya kosan soda. ” baik eyang” putri meledek sambil menjulurkan lidak ke jonny.

 

Kenangan kehilangan orang yang dicintai membuat Saka memutuskan untuk berhenti menjadi jawara di Gudang Sembilan, tempat para musisi andal bertempur. Tapi sebuah peristiwa memaksanya kembali ke sana dan naik panggung dengan segala trauma dalam dirinya.

Ternyata situasinya telah berubah. Saka harus memulai semua dari nol. Ia diremehkan karena penampilan, dicaci maki band-band senior, ribet mencari personel band bahkan ia sampai harus merelakan sepeda onthel kesayangannya dijual.

karena untuk membayar beban operasi putri yang melanggar tindakkannya . saka merasa bersalah iya takut kalau sampai ibu dan bapak tahu soal berita ini,

saka di tawari oleh temannya ” sak apa kamu masih mau mangung produser banyak yang nyariin kamu tuh” saka terpaksa harus manggung untuk memperoleh uang agar cepat melunasi biaya operasi putri yang berlangsung selama dua kali.

tidak lama bapak dan ibu sudah mengetahui informasi itu, mereka langsung ke jogja tempat kosan eyang santoso, dan menemuai saka dan kedua orang tuannya sangat kecewa karna tidak bisa menjaga adik satu satunnya, dan saka berjanji akan berusahan mati matian untuk membuat putri kembali bangkit ceria seperti dulu.  esoknya saka membuka kotak surat disana tertaran saka satrio adiwijoyo iya membuat surat tanda di terima di sekolah musik.

lalu saka membentuk band 2 orang laki laki yang bernama dido sito dan satu orang perempuan yang bernama coro mereka berdua memang saling suka sejal awal bertemu. walau perata manggung di ejek ejek dan diinjak injak tapi semakin lama semua terdiam setelah band itu beraksi dan penonton mulai bisa menerima band baru itu yang bernama the fongers. lalu banyak kontrak yang mendatangi dan semakin pada kontrak band itu. duit terkumpul bisa untuk membayar biaya operasi adiknya tercinta si putri. namun pas sampai disana ” apa! sudah lunas ?” ujar saka heran dan terkejut “coba cek lagi deh mbak”  ” benar kok mas disini tertara jelas identitasnya” kata si penjaga TU

saka meninggalkan rumah ruangan itu dan menuju kamar putri dirawat. disana iya tertidur dengan manis. lalu saka hanya menengkok sebentar habis itu iya lanjut lagi ke kosan soda

KREEEEEEEK saka kaget bapaknya sedang melihat lihat wayang kecil saka yang memang bentuknya rada aneh ” ini milikmu sak” bertanya dengan nada datar ” iya pak” berkata dengan sedikit takut. “ini” menyodorkan map biru ke saka, saka membukannya dan disana tertara, biaya admintrasi saka semuanya lunas ” bapak dulu tidak mengizinkanmu menjadi musisi yang menurut bapak sangat tidak berguna karena bapak takut kamu melupakan penmainan tradisional ini waktu semasa kamu kecil, setelah bapak melihat isi isi kamarmu ternyata tidak seperti apa yang bapak pikirkan. lagian kamu toh sudah berhak menentukan jalan yang ingin kamu ambil, bapak membayar biaya rumah sakit putri dan melunasi adminitrasi sekolah musik kamu sak” terima kasih pak” sambil memeluk bapaknya, se masanya iya tidak pernah sedekat ini dengan bapaknnya.

“jadi cewek ini yang mau bapak jodohi dengankku?” ternyata cewek itu adalah coro. memang coro itu bukan nama asli, nama aslinya adalah dewiangraini. coropun tidak mengetahui bahwa laki laki yang ingin dinikasi adalah saka.

Kenangan kehilangan orang yang dicintai membuat Saka memutuskan untuk berhenti menjadi jawara di Gudang Sembilan, tempat para musisi andal bertempur. Tapi sebuah peristiwa memaksanya kembali ke sana dan naik panggung dengan segala..

 

sekian untuk lebih jelas silakan dibaca sendiri heheImage

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s